Para pendukung Ganjar Pranowo membagikan dorongan kepada Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Desa Tegalarum, Kec Bendo, Kab. Magetan, Jawa Timur


Koordinator Daerah Kiai Muda Jawa Timur, Gus Ali Baidlowi menarangkan grupnya membagikan dorongan satu paket mic wireless, 3 buah kipas angin, satu buah karpet dan 3 buah jam bilik kepada pengurus Ponpes.


Perihal ini selaku upaya buat penuhi kebutuhan ponpes demi tingkatkan semangat serta kenyamanan masyarakat ponpes.

Baca juga:

Demokrat serta Nasdem Setuju Cawapres Anies Baswedan Wajib Dapat Dongkrak Suara

" Kiai Muda Jatim menggelar doa bersama, kami bekerja sama dengan Pesantren Hidayatul Mubtadiin Magetan serta pula Komunitas Santri Angklung Jatim. Alhamdulillah kami dapat membagikan dorongan kepada Pesantren Hidayatul Mubtadiin," ucap Gus Ali di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, Desa Tegalarum, Kec Bendo, Kab. Magetan, Jawa Timur.


Tidak hanya itu, Kiai Muda Jatim pula menjangkau warga pra sejahtera dengan membagikan dorongan ratusan paket sembako, semacam minyak goreng, gula pasir, beras, serta lain- lain.


Segala dorongan tersebut disalurkan di sela- sela kegiatan Dzikir, Tahlil, serta Doa Bersama buat Negara ataupun secara door to door ke rumah masyarakat.


Alhamdulillah Kiai Muda langsung membagikan dorongan sembako kepada fakir miskin, serta janda tua di Magetan," jelas Gus Ali.


Gus Ali menegaskan, dorongan demi kemaslahatan masyarakat tersebut paling tidak bisa jadi contoh pihak- pihak lain buat silih gotong royong serta hirau terhadap dekat.


" Kami hendak terus menggali potensi- potensi yang terdapat. Kami tawarkan dahulu warga memerlukan apa. Bisa jadi program- program yang lain diperlukan warga hendak terus kita gali buat kemajuan negara serta kemakmuran rakyat," tutup Gus Ali.

Baca juga:

Tangkal Banjir Lagi, Ganjar Usul Sungai Juwana Pati Diberi Tanggul Raksasa

Gus Nurdin( 40) sebagai penjaga Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin tidak menyangka bakal memperoleh dorongan beberapa perlengkapan penunjang kegiatan belajar mengajar serta tinggal di asrama.


" Kami mengucapkan terima kasih kepada Kiai Muda Jatim. Sebab kami memerlukan sekali karpet buat tempat tidur santri, mic wireless sebab sepanjang ini santri belum memiliki, terlebih kipas sebab ruangan- ruangan di ponpes memanglah belum mempunyai kipas," jelas Gus Nurdin. 

Post a Comment